Rupiah Menguat, Harga Emas Turun di Bawah Rp1 Juta per Gram

Foto: Ist

MEDAN, KabarMedan.com | Bank Indonesia dalam perdagangan kemarin memutuskan untuk mempertahankan besaran bunga acuannya di level 3,5%. Awalnya sempat menekan kinerja IHSG, namun sejauh ini kebijakan tersebut tidak lantas membuat IHSG dalam tekanan serius.

Tercatat, selama perdagangan di pekan ini, IHSG masih dalam tren positif. Pada hari ini, IHSG ditutup naik 0,39% di level 7.227,36.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan, kinerja mata uang rupiah juga sempat berkutat di kisaran 14.360-an per US Dolar.

Kinerja rupiah membaik setelah BI menetapkan besaran bunga acuannya. Secara keseluruhan pasar keuangan terlihat bergerak dalam posisi yang cenderung menguat.

“Rupiah dan IHSG terpantau masih di jalur hijau sekalipun BI masih bersikap dovish. Padahal ancaman inflasi di banyak negara terus berdatangan. Baik negara maju dan berkembang sejauh ini diproyeksikan masih dalam tren naik di tahun 2022. Kebaikan inflasi menggiring peluang kenaikan bunga acuan di banyak negara,” jelasnya, Jumat (22/4/2022).

Baca Juga:  Kolaborasi Lintas Pihak Dorong Penyusunan Tata Kelola Wilayah Adat di Tapanuli Utara

Gunawan menuturkan, BI sendiri beserta sejumlah lembaga keuangan dunia juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

BI menurunkan proyeksi pertumbuhan dalam rentang 4,5%-5,3%, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 4,7%-5,5%.

Namun demikian, inflasi di beberapa negara maju itu naik di atas 5%. Indonesia juga memiliki peluang untuk naik di atas 3%.

“Bahkan, jika skenario penyesuaian harga BBM, LPG 3 Kg, ditambah dengan kenaikan TDL dilakukan di tahun ini. Maka inflasi nasional juga berpeluang menuju 5%. Jadi saya sangat yakin BI tidak akan selamanya bertahan dengan menetapkan bunga acuan di kisaran 3,5%. Pasti nantinya akan tetap naik juga. Dan kinerja pasar keuangan lagi-lagi nantinya akan berpeluang dalam tekanan,” paparnya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Medan Lailatul Badri Temui Pendemo di Tengah Hujan, Limbah Pabrik Kecap Jadi Sorotan

Gunawan menambahkan, di sisi lain harga emas dunia selama perdagangan di pekan ini terpantau mengalami penurunan.

Harga emas saat ini dijual di kisaran $1.947 per ons troy. Ditambah dengan penguatan rupiah, maka harga emas dalam satuan rupiah berada di kisaran Rp897 ribu per ons troy nya.

“Harga emas mulia di sejumlah butik dijual di bawah Rp1 juta per gramnya pada hari ini,” tandasnya. [KM-07]