MEDAN, KabarMedan.com | Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto bersama dengan Pangdam I/Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI MS Fadhilah kembali melakukan patroli skala besar dengan melibatkan ratusan personel gabungan TNI-Polri, Rabu (17/4/2019).
Patroli dimulai dari titik kumpul di Lapangan Merdeka, kemudian berkonvoi dengan sepeda motor mengarah ke Jalan Guru Patimpus – Jalan Gatot Subroto – Jalan Iskandar Muda – Jalan Abdulah Lubis -Jalan Sei Baharok – Jalan Gajah Mada – Jalan S Parman.
Kemudian dilanjutkan ke Jalan Sudirman – Jalan Pemuda – Jalan M.T Haryono – Jalan Thamrin – jalan Asia – Komplek Asia Mega mas – Jalan Wahidin – Jalan AR Hakim – Jalan Prof H M Yamin dan kembali ke Lapangan Merdeka.
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, patroli gabungan skala besar ini dilakukan selain untuk memastikan keamanan dihari pencoblosan, juga sekaligus untuk melihat langsung kesiapan personel di pos pantau serta ceking Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah hukum Polrestabes Medan.
“Patroli gabungan ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya,” ungkapnya kepada wartawan.
Adapun Pos Pantau dan TPS yang dilakukan pengecekan ialah, Pos Pantau OMB Medan Baru yang terletak di Jalan Iskandar Muda Kantor Camat Medan Petisah, TPS 21 Jalan Seibahorok
No 15 Medan,TPS 5 Jalan Asia Simpang Singapore Baru,TPS 2 Jalan Asia Baru, serta TPS 16 Jalan Asia simpang Jalan Suasa Kelurahan Sri Rengas II Kecamatan Medan Area.
“Kami turun kelapangan seluruhnya agar tampak sinergitas TNI-Polri dan kami Menyiapkan 34 pos pantau bila sewaktu-waktu diperlukan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal bintang dua itu juga menyatakan, bahwa hingga siang hari ini, situasi Kamtimbas di Kota Medan berjalan dengan aman dan kondusif. Begitupun potensi adanya gangguan kejahatan yang dapat mengganggu jalannya pemilu juga belum ditemukan.
“Sampai saat ini situasi Kamtibmas kota Medan aman dan terkendali,” katanya.
Sementara itu, Pangdam I/Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI MS Fadhilah mengatakan, patroli ini untuk memberikan ketenangan kepada masyarakat yang menjalankan hak pilihnya di momen pesta demokrasi. “Ini bukan suasana perang. Bagi TNI dan Polri, keamanan tak bisa coba-coba. Ah aman. Coba dulu tak usah pakai. Keamanan bagian utuh yang kita lakukan. Bagaimana masyarakat aman menyampaikan haknya,” katanya.
Menurutnya jika di dalam proses di beberapa tempat terjadi permasalahan, menurutnya tidak ada yang sempurna secara teknis sudah dipersiapkan jalan keluarnya. “Intinya begini, kita masih terus jaga-jaga. Harus siap siaga walaupun sekarang sudah satu tahapan selesai. Tapi tahapan berikutnya masih ada. Kita mempersiapkan segala sesuatunya untuk yang terjelek tapi tetap berharap yang terbaik,” katanya. [KM-05]














