MEDAN, KabarMedan.com | Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,5 Scala Richter mengguncang wilayah Nias Selatan dan sekitarnya. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Dari informasi yang diperoleh Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan bahwa dari hasil analisis menunjukan gempa bumi terjadi pada Selasa 27 Agustus 2019 pukul 14.50 WIB.
“Epicenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.74 LU dan 98.12 BT, tepatnya di 38 KM Timur Laut Nias Selatan pada kedalaman 7 KM,” kata Kepala BBMKG Wilayah 1 Medan, Edison Kurniawan, Selasa (27/8/2019).
Edison menjelaskan, ditinjau dari kedalaman hipocenter, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi antara lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia yang menyebabkan terjadi deformasi batuan, sehingga memicu terjadinya gempa bumi.
“Meskipun dangkal dan terjadi di laut, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami,” katanya.
Berdasarkan informasi warga, kata dia, intensitas guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di Teluk Dalam II-III MMI. Di daerah tersebut, guncangan gempa bumi dirasakan oleh beberapa orang. Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan kerusakan maupun korban.
“Terkait dengan peristiwa gempa bumi di Nias yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun pada pukul 14.20 WIB belum ada aktivitas gempa bumi susulan,” tuturnya.
“Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG serta arahan dari BPBD. Khususnya masyarakat di pesisir pantai diimbau agar tidak terpancing isu, karena gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” ujar Edison. [KM-05]














