Unjuk Rasa Mahasiswa di Gedung DPRD Sumut Berakhir Ricuh

MEDAN, KabarMedan.com | Mahasiswa menggelar unjuk rasa di depan gedungĀ  DPRD Sumut, Medan, Selasa (24/9/2019).

Dalam askinya mereka menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk pelemahan pemberantasan korupsi. “Cabut Revisi Undang-Undang KPK,” teriak massa.

Mereka juga menolak sejumlah rencana RUU KUHP, RUU Pemasyarakatan, RUU Minerba. Tak hanya itu, massa juga meminta agar hasil seleksi pimpinan KPK dievaluasi.

Baca Juga:  Dua Pria Dibekuk Polisi Saat Transaksi Sabu di Sarang Narkoba Desa Kota Pari

Massa juga menuntut penuntasan kebakaran hutan dan lahan dan Terbitkan PP UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Unjuk rasa memanas saat dua perwakilan anggota DPRD Sumut diminta kembali, karena dinilai tidak mampu menampung aspirasi massa.


Mereka juga sempat membakar ban dan membuka barikade kawat duri yang dipasang polisi.

Baca Juga:  Persiapan Matang, Eko Purjianto Optimis PSMS Raih Tiga Poin di Palembang

Tak hanya itu, massa juga meminta masuk ke gedung DPRD Sumut. Mereka membuka barikade kawat berduri yang dipasang. Karena tak diizinkan, massa mulai melempari DPRD Sumut dengan botol air mineral dan batu.

Dengan menggunakan water cannon polisi memukul mundur massa. Beberapa tembakan gas air mata dikeluarkan polisi yang membuat massa berlarian. [KM-03]

 

 

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here