MEDAN, KabarMedan.com | Pasangan suami istri bernama Siharma Silalahi dan Atik melaporkan RD cs ke polisi. Pasangan ini mengaku tidak terima karena diduga diancam menggunakan senjata oleh RD.
Informasi dihimpun, peristiwa ini terjadi pada Senin (2/3) di Pajak Enggang, Jalan Enggang, Prumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Saat itu korban RD bersama rekannya TP, DN dan AB mendatangi korban untuk mencari seorang pria yang dipanggil si Jal. Mereka pun membuka rolling door kios, padahal saat itu pasangan suami istri ini sedang bermesraan.
“Di situ saya dan suami langsung syok, karena saat itu kami dalam kondisi tanpa busana. Mereka langsung bilang di mana si Jal. Satu orang menunjuk kawannya itu anggota polisi, mana si Jal. Kami ngak tahu pak, kubilang begitu,” kata Atik yang diwawanarai via telepon seluler, Sabtu (7/3).
Karena dianggap menutupi keberadaan orang yang dicari, RD yang disebut-sebut sebagai oknum wartawan ini lalu mengeluarkan senjata dan mengancam korban.
“Saya tidak tahu itu senjata asli atau palsu (senjata). Pastinya itu senjata ditodongkan ke suami saya,” jelasnya.
Melihat kejadian itu, teman korban bernama Cileng datang untuk melerai. Selanjutnya, RD cs pun meninggalkan lokasi.
Polisi yang menerima laporan korban masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. [KM-03]















