Belum Membuahkan Hasil, Pencarian 3 Anak di Langkat Terus Berlanjut

MEDAN, KabarMedan.com | Hari ini, Rabu (28/10/2020) tepat 10 hari setelah hilangnya 3 anak berusia 7 tahun di areal perkebunan di Langkat. Pencarian Polres Langkat dan Polsek Salapian belum membuahkan hasil. Padahal, anjing pelacak sudah diturunkan ke lokasi.

“Kami dari kepolisisn proses masih terus melakukan penyelidikan. Pencarian terus dilakukan. Terus berlanjut,” ujar Kapolsek Salapian, Iptu Sutrisno ketika dikonfirmasi melalui telepon pada Rabu (28/10/2020).

Dikatakannya, pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah saksi dan menggali informasi di lapangan. Sutrisno tidak merinci berapa banyak saksi yang sudah diperiksa. Begitupun, pihaknya belum bisa menyatakan apakah ketiga anak tersebut hilang karena penculikan.

“Belum tahu. Yang jelas kita masih melakukan pencarian. Tetap berjalan terus,” katanya.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Diketahui, dalam pencarian ketiga anak tersebut Polres Langkat menurunkan anjing pelacak. Pencarian itu dilakukan di areal perkebunan, mengingat informasi di lapanga, ketiga anak tersebut terakhir diketahui bermain di dekat palang sebuah perusahaan kelapa sawit.

“Untuk sementara belum berhasil. Mohon doanya. (dugaan penculikan) belum ke situ lah, intinya kita sekarang masih pencarian,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, ketiga anak berinisial YG, NZ, anak dari Sarkim dan ZHR anak dari Alamsyah, sejak hari Minggu (18/10/2020) keberadaannya tidak diketahui. Ketiga anak tersebut masih berusia 7 tahun. Ketika dikonfirmasi melalui telepon, pada Kamis (22/10/2020) siang, Kasatreskrim Polres Langkat, Iptu Hussein membenarkan hal tersebut.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

“Itu posisi terakhir kita sudah lakukan penyelidikan, pencarian bersama masyarakat atau Muspika di daerah tersebut. Memang belum ditemukan sampai detik ini,” katanya.

Dijelaskannya, Kapolres Langkat, AKBP Edy Suranta Sinulingga berinisiatif menurunkan anjing pelacak untuk mencari ketiga anak tersebut. Terkait dugaan kemungkinan hilang diculik, pihaknya sudah menyebar identitas ketiga anak tersebut ke jajaran untuk dimonitor. “Itu untuk kemungkinan terburuk,” katanya.

Dikatakannya, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ketiga orang itu sempat terlihat bermain-main di kebun tersebut. “(apakah binatang buas) belum bisa dipastikan, karena saksi terakhir melihat anak-anak tersebut masih bermain di situ,” ungkapnya. [KM-05]