Bencana Longsor Juga Terjadi di Kawasan Wisata Gundaling, Tidak Ada Korban Jiwa

Kendaraan ini terjebak di antara rerunturan rumah di Kawasan Wisata Gundaling, Kecamatan Brastagi, Kabupaten Karo akibat bencana longsor pada Jumat (27/8/2021). Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. (Istimewa)

MEDAN, KabarMedan.com | Selain di Gg. Lau Bawang, Kelurahan Padangmas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, bencana longsor juga terjadi kawasan wisata Gundaling, di Kecamatan Brastagi, Kabupaten Karo. Bencana tersebut tidak lepas dari hujan lebat yang mengguyur pada Kamis (26/8/2021).

Sejumlah foto-foto longsor yang terjadi di kawasan wisata Gundaling itu diungah di sebuah akun Instagram @hits_kalakkaro.id pada Jumat (27/6/2021) pagi. Akun tersebut menunggah 4 foto yang memperlihatkan sebuah rumah mengalami kerusakan parah. Satu unit kendaraan roda empat juga terlihat terjebak di antara rerunturan rumah.

Kemudian, satu unit sepeda motor tertimbun dan hanya terlihat di bagian ban dan joknya dalam keadaan rebah di tanah miring. Foto lainnya, diambil dari bawah memperlihatkan bekas-bekas longsoran berupa material lumpir dan kayu-kayu diduga bekas bangunan yang roboh.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

Akun tersebut juga menulis keterangan ‘Kembali peristiwa longsor di daerah wisata Gundaling, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, belum diketahui korban jiwa.’

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karo, Nathanail ketika dihubungi via telepon pada Jumat (27/8/2021) siang membenarkan telah terjadi bencana di kawasan wisata Gundaling.

Dia mendapat laporan itu pad Jumat pagi. Bencana longsor itu menyebabkan 1 unit rumah atau tempat usaha mengalami kerusakan. “Korban jiwa nihil,” katanya.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Bencana longsor juga terjadi di Gg. Lau Bawang, Kelurahan Padangmas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo pada Kamis (26/8/2021) sekitar pukul 21.00 WIB akibat hujan lebat yang terjadi sejak pagi hari. Dalam bencana itu, ada 4 unit rumah yang mengalami kerusakan.

“Empat orang korban selamat. Korban jiwa kita duga ada lima orang. Tiga di antaranya sudah ditemukan meninggal dunia, dan dua lagi masih dalam pencarian,” katanya. [KM-05]