Diduga Tak Bisa Berenang, Seorang Remaja Ditemukan Meninggal Dunia karena Hanyut

Tim gabungan mengevakuasi jenazah remaja yang hanyut setelah menyusuri Sungai Belawan pada Jumat (11/6/2021) siang. (Istimewa)

MEDAN, KabarMedan.com | Personel Basarnas Medan, BPBD Deli Serdang, Polsek Hamparan Perak, Koramil, Perangkat Desa dan potensi SAR lainnya berhasil menemukan anak yang hanyut setelah menyusuri Sungai Belawan pada Jumat (11/6/2021) sekitar pukul 15.45 WIB.

Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. “Korban ditemukan berjarak 500 meter dari lokasi awal korban hanyut. Tim langsung mengevakuasi korban dan menyerahkan kepada keluarga korban,” katanya, Jumat (11/6/2021) sore.

Baca Juga:  Indosat Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Melalui AI

Setelah dievakuasi, korban langsung diserahkan oleh Komandan Tim Basarnas Medan, Ricky Harahap kepada pihak keluarga dan menyatakan operasi yang dilakukan bersikap gratis atau tidak dipungut biaya sekecil apapun. “Dengan ditemukannya korban, maka pencarian dihentikan,” ujarnya.

Dijelaskannya, korban bernama Muhammad Nabili Zaki (16) warga Bulu Cina Kloni 4, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Dia hanyut saat berenang bersama beberapa orang temannya pada Kamis (10/6) sore sekitar pukul 15.20 WIB.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

“Namun naas, korban yang diduga tidak bisa berenang hanyut. Upaya teman-temannya untuk menolong gagal karena arus yang cukup deras sehingga membuat korban hilang,” jelasnya.

Melihat korban hanyut dibawa arus, teman-teman korban langsung melaporkan peristiwa itu ke warga dan pemerintah setempat. “Kemudian pemerintah setempat meneruskan laporan tersebut kepada Basarnas Medan,” ucap Sariman. [KM-05]