Dua Siswa SMA Babak Belur Dimassa Saat Menjambret

KABAR MEDAN | BK (16) warga Jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur dan rekannya AS (16) warga Jalan Purwosari, Kecamatan Medan Timur babak belur dihakimi massa di Jalan Krakatau, Simpang Jalan Cemara.

Keduanya  pelajar ini ditangkap dan dihajar karena menjambret tas Sri Handayani (33) warga Jalan Almunium Raya, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli.

Informasi yang dihimpun, Kamis (15/1/2015) sore menyebutkan, kejadian ini bermula saat korban menjemput anaknya di sekolah dasar.

Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dipepet kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio GT BK 5792 ADO. Keduanya langsung menjambret  tas berisikan uang Rp300 ribu dan surat-surat penting lainnya yang diletakkan di sepeda motornya.

Baca Juga:  Dua Petugas Pemotong Rumput Jalan Tol Tewas Ditabrak Dump Truk

Melihat tasnya di jambret, korban lalu berteriak. Warga yang melihat langsung mengejar kedua pelaku. Saat melarikan diri, keduanya terjebak lampu merah di Jalan Krakatau, simpang Jalan Cemara .

Warga yang mengejar langsung menangkap pelaku dan menghakimi keduanya. Personil Polsek Medan Timur yang mengetahui kejadian itu langsung turun kelokasi dan mengamankan keduanya.

Baca Juga:  Dinas Ketapang dan Perikanan Sergai Ancam Cabut Barcode Nelayan yang Menjual Solar Subsidi

Pelaku BK mengaku telah sering melakukan aksi penjambretan. “Udah tiga kali bang, di Jalan Cemara, kawasan Jalan Krakatau dan inilah yang ketiganya.

Ia mengaku, aksinya tersebut dilakukan karena dilatar belakangi narkoba.”Uang hasil jambretan biasanya aku belikan narkoba bang,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Alexander Piliang saat dikonfirmasi membenarkan siswa SMA itu diamankan karena melakukan penjambretan. “Sudah kita amankan dan saat ini masih kita mintai keterangan,” tegasnya. [KM-03]

 

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here