Dua Terduga Teroris Diamankan di Sumut Seorang Ahli Bekam, Berjualan Madu dan Susu Kedelai

MEDAN, KabarMedan.com | Dua terduga teroris diamankan di dua titik yakni di Medan Tuntungan dan Tanjung Morawa, Deli Serdang pada Kamis (16/12/2021) pagi. Keduanya berprofesi sebagai penjual madu dan ahli bekam, satunya lagi berjualan susu kedelai.

Kepala Lingkungan 18, Kelurahan Mangga, Yuda Prabowo mengatakan, bermula saat dirinya sedang jaga ronda didatangi sejumlah petugas untuk mendampingi penggeledahan diĀ  rumah di lingkungannya berinisial D (37). Ditanya kasus apa, dijawab kasus penipuan.

Dia terkejut dan mulai curiga ketika yang petugas yang menggeledah banyak. Dia melihat ada sekitar 7 mobil dengan belasan orang. Tiba di rumah yang akan digeledah, dia hanya melihat seorang perempuan dan tiga anaknya.

Baca Juga:  Indosat Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Melalui AI

Sementara kepala keluarganya, D (37), tidak terlihat. Istri D sempat menanyakan surat yang dibawa petugas itu namun hanya diperbolehkan membacakan. Dia mendengar istri D mengucapkan ‘terduga teroris’.

Setelah penggeledahan itu, petugasĀ  yang diduga dari Densus 88 Anti Teror Mabes Polri mengamankan sejumlah barang bukti yakni handphone, notebook, buku, flasdisk dan lainnya.

Dikatakannya, keluarga D selama dua tahun tinggal di lingkungannya sejak dua tahun lalu. Dikenal aktif bersosialisasi dan rajin ke masjid. D selama ini berjualan madu dan juga ahli bekam.

“Nggak tau sebelum di sini dari mana. Tapi kalau dari KK nya, dari Johor,” katanya.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Baru, Azman Ginting membenarkan ada warganya berinisial MN yang diamankan oleh tim yang mengaku dari Polda (Sumut) dan Mabes Polri. MN diamankan sekitar pukul 05.00 WIB. Dia sendiri baru tahu sekitar pukul 10.00 WIB setelah diberitahu kepala dusunnya.

“Dia jualan susu kedelai. Istrinya guru, anaknya 3. Wajar semuanya. Rajin ke masjid,” katanya

Dikonfirmasi melalui telepon pada Kamis malam, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyarankan untuk konfirmasi langsung ke Densus 88. “Coba saja ke Densus. Nggak ada di kita,” katanya. [KM-05]