Harga Cabai Merah Bertahan Mahal, Bahkan Cenderung Naik

Foto: Ist

MEDAN, KabarMedan.com | Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan masih stabil dengan kecenderungan naik. Sejauh ini, harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan bertahan di kisaran angka Rp60 ribu per Kg.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan, harga cabai merah di Kota Medan masih belum banyak perubahan.

“Sementara dari pantauan saya di sejumlah pasar tradisional di luar Kota Medan, cabai merah dijual di kisaran angka Rp 53 hingga Rp 56 ribu rupiah per Kg nya,” katanya, Rabu (9/3/2022).

Menurutnya, dari hasil penelusuran di lapangan, penyebab naiknya harga cabai merah ini disebabkan cuaca yang kurang bersahabat, distribusi cabai yang mengalir ke luar wilayah Sumut ditambah adanya permasalahan penurunan produktifitas di masing-masing wilayah.

Baca Juga:  PMC Gelar Sunmori Medan–Sibolangit, Sambut HUT ke-125 Pegadaian

“Dari pantauan di pasar induk, wilayah blangkejeren Aceh sudah tidak lagi memasok cabai merah ke pasar induk Medan sementara ini,” ucapnya.

Gunawan menuturkan, sejumlah wilayah lain yang rutin memasok cabai merah ke pasar induk seperti Batubara, Takengon, Beringin Deli Serdang termasuk cabai merah dari jambi juga tengah menurun pasokannya.

Dalam beberapa kesempatan, cabai merah dari wilayah Takengon juga kerap langsung didistribusikan atau dijual di luar wilayah Sumut.

Harga cabai merah yang bertahan mahal dan merata di banyak daerah di Jawa dan Sumatera membuat harga cabai merah sulit untuk turun saat ini.

Produksi cabai merah di tingkat petani yang mengalami penurunan menjadi akar masalah mahalnya harga cabai merah saat ini.

Ditambah lagi, pulau Jawa yang kerap menjadi penyumbang cabai ke wilayah Sumut juga belum terlihat hingga saat ini. Karena di Jawa harga cabai merah juga masih bertahan mahal.

Baca Juga:  Rayakan HUT ke-125, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Dhuafa di Medan

Sementara untuk komoditas lainnya, seperti tomat mulai menunjukkan adanya pasokan yang melimpah. Harga tomat sendiri mulai mengalami penurunan.

Meskipun masih dalam rentang Rp10 ribu hingga Rp13 ribu per kg saat ini. Tetapi pasokan yang melimpah dari wilayah Sumatera Barat membuat harga tomat di Medan perlahan mulai mengalami penurunan.

Selain itu, untuk harga minyak goreng masih terpantau sama dan tidak mengalami perubahan. Minyak goreng masih belum sesuai dengan harapan pemerintah yang mengacu pada HET.

Minyak goreng masih dijual dalam rentang Rp14 ribu hingga Rp18 ribu per liter untuk minyak kemasa, mengacu harga dari PIHPS. [KM-07]