MEDAN, KabarMedan.com | Harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (SPO) siap ekspor dari Sumatera Utara (Sumut) masih tinggi yaitu di kisaran Rp15 ribu per kilo gram.
Hal ini diungkapkan Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumut, dilansir dari SuaraSumut.id, Rabu (2/2/2022).
“Harga CPO untuk ekspor masih cukup bagus, bahkan tren menguat yang diduga dampak kebijakan pemerintah membatasi ekspor untuk memenuhi kebutuhan bahan baku minyak goreng di dalam negeri,” ucapnya.
Kenaikan harga CPO dimulai pada 19 Januari 2022 mencapai Rp15.005 per kilo gram dari sebelumnya 18 Januari 2022 yang masih berada di angka Rp14.083 per kilo gram.
Harga CPO menguat lagi pada 28 Januari hingga mencapai Rp15.402 per kilo gram.
Kekhawatiran pasar internasional dengan terjadinya pasokan ketat CPO dari Indonesia sebagai dampak kebijakan pembatasan ekspor dinilai sebagai alasan utama penguatan harga ini.
“Adapun terjadi penurunan harga TBS diduga sementara sebagai dampak kekhawatiran terjadi pengurangan pembelian TBS (Tandan Buah Segar) ke pedagang maupun petani,” ujarnya.
Harga TBS dan CPO dipengaruhi banyak faktor, termasuk menyangkut kebijakan kewajiban memasok ke dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) CPO, olein dan minyak goreng.
“Diprediksi dan mudah-mudahan harga TBS akan menguat lagi karena harga CPO juga diperkirakan bisa menguat lagi,” tambahnya.
Apalagi kalau harga minyak goreng bisa kembali dikendalikan lebih cepat yang otomatis pemerintah mengevaluasi kebijakan DMO ataupun DPO. [KM-07]















