Kasus Viral Sekuriti dan Pengemudi Sedan Putih Saling Lapor, Polisi: Pengemudi sempat dianiaya

MEDAN, KabarMedan.com | Kasus viral sekuriti ditabrak mobil sedan putih di Jalan Pattimura Medan berujung saling lapor polisi. Terungkap, setelah penabrakan, pengemudi mobil dikejar dan dianiaya, tak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolsek Medan Baru, AKP Teuku Fathir Mustafa, pada Jumat (19/11/2021) mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (15/11/2021) sore. Bermula saat sekuriti itu memberi jalan mobil hitam keluar dari sebuah gedung. Dari dalam dia ke jalan dan menyetop mobil lain.

Muncul mobil sedan putih yang berhenti sangat dekat dengan sekuriti tersebut sehingga terjadi perselisihan. Terlihat kemudian, mobil sedan bergerak ke sedikit ke depan sehingga sekuriti itu diduga marah dan menepuk kap mobil tersebut.

Selanjutnya, mobil tersebut melaju lebih cepat dan sekuriti itu jatuh ke kap mobil itu hingga terbawa beberapa meter ke depan sampai akhirnya dia jatuh di sisi kiri mobil.

Fathir mengatakan, dalam kasus ini ada dua kejadian. Pertama penabrakan polisi, kedua penganiayaan pengemudi oleh sekuriti tersebut. Menurutnya, usai penabrakan itu, pengemudi dikejar oleh sejumlah orang dan berhasil dihentikan di pinggir jalan.

“Dikejar lalu terjadi penganiayaan terhadap pengemudi mobil itu,” katanya.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Mendapat informasi kejadian itu, pihaknya turun ke lokasi dan mendapati pengemudi itu dianiaya. Di lokasi itu, pengemudi sedan putih dan sekuriti diamankan ke Mapolsek Medan Baru.

Sempat diupayakan cara atau solusi lain, namun sekuriti berinisial DO dan pengemudi sedann putih berinisial JS memutuskan untuk mengambil jalur hukum sehingga pihaknya tetap melayani sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, keduanya masih dalam proses pemeriksaan. Untuk penanganan kasus sekuriti menjadi korban penabrakan, ditangani oleh Polsek Medan Baru. Sedangkan untuk pengemudi sebagai korban penganiayaan penanganannya di Satreskrim Polrestabes Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko melalui Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol M. Firdaus membenarkan penanganan kasus penganiayaan pengemudi sedan putih tersebut. “Iya, penganiayaannya ditangani Satreskrim Polrestabes Medan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, video sekuriti di Medan ditabrak mobil sedan putih itu viral di media sosial. Bermula saat sekuriti memberi akses jalan mobil hitam keluar dari gedung dengan menyetop kendaraan lain.

Sekuriti itu setengah berlari ke tengah sambil menggerakkan tangan kanannya agar mobil lain dari arah kanan berhenti dan tangan kirinya memberi kode agar mobil hitam bergerak.

Dari arah kanan, muncul mobil sedan putih berhenti dalam jarak yang dekat dengan sekuriti tersebut yang langsung berdiri tegak sambil melihat ke arah pengemudi. Mobil sedan putih bergerak maju dan membuat sekuriti itu marah lalu memukul kap mobil tersebut.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

Selanjutnya, mobil sedan putih itu tetap melaju dan sekuriti itu telentang di kap mobil tersebut hingga terikut beberapa meter lalu jatuh di arah kiri. Video berdurasi 25 detik itu viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengimbau kepada rekan-rekan sekuriti agar mengutamakan keselamatan saat memberikan akses jalan bagi pengunjung baik itu di hotel, pusat keramaian dan lainnya.

“Yang harus dipedomani, arus utama yang harus didahulukan. Jadi mana kala arus utama itu sepi dan memiiki kesempatan untuk pengunjung keluar dari lokasi, baru kita mempersilakan,” katanya.

Sekuriti juga harus melengkapi diri dengan rambu-rambu isyarat seperti papan atau plank stop kendaraan, lampu flash light, khususnya pada malam hari.

“Karena itu memberikan dampak kepada pengendara yang di jalan utama. Sekali lagi faktor keselamatan harus dijaga. Kalau ada laporan, kita tunggu. Kita akan dalami,” katanya. [KM-05]