Kebocoran Pipa Gas di Madina Masih dalam Penyidikan

Tangkapan layar video di lokasi kejadian kebocoran pipa gas di Madina, yang menewaskan 5 orang dan 23 orang dirawat di rumah sakit. Foto : Istimewa

MEDAN, KabarMedan.com | Pihak masih melakukan penyidikan kasus kebocoran gas yang mengakibatkan meninggalnya lima orang warga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

“Kasusnya sudah tahap penyidikan dan sedang didalami penyidik,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Senin (8/2/2021).

Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikan mengenai penetapan tersangka atas bocornya pipa gas PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Lembah Puncak Sorik Marapi di Madina itu.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, kasus bocornya gas itu sudah sidik dan masih didalami oleh Polres Madina. Terkait apakah ada kelalaian sehingga terjadinya kebocoran gas, pihaknya juga masih melakukan pendalaman.

Perusahaan PT SMGP, lanjutnya, telah memberikan santunan kepada warga sekitar maupun keluarga korban jiwa dan luka. “Perusahaan sudah memberikan bantuan kemanusiaan termasuk santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia,” katanya ketika di Warkop Jurnalis Medan akhir pekan lalu.

Diberitakan sebelumnya, kasus bocornya pipa gas PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Lembah Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menewaskan 5 warga.

Polda Sumut bersama Polres Madina telah melakukan gelar perkara dalam kasus ini. Pihak kepolisian telah menaikan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. “Kemarin sudah dilakukan gelar perkara. Dari hasil gelar perkara statusnya menjadi penyidikan,” terangnya, Selasa (2/2/2021).

Dengan naiknya statusnya menjadi sidik, dia tidak menampik bakal ada tersangka dalam kasus ini. “Kalau untuk penetapan tersangkanya, nanti didalami lagi oleh penyidiknya,” ungkapnya. [KM-05]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.