Kunjungan Wisman Terus Menurun, Pintu Masuk Hanya dari Bandara Kualanamu

MEDAN, KabarMedan.com | Selama bulan Juli, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Utara (Sumut) melalui empat pintu masuk mengalami penurtunan dibandingkan sebulan sebelumnya. Apalagi dibandingkan setahun sebelumnya, penurunan lebih dari 50 persen. Wisman yang berkunjung hanya masuk dari Bandara Internasional Kualanamu.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Dinas Butar-butar menjelaskan, bulan Juli, jumlah wisman yang masih sebanyak 28 kunjungan. Turun sebanyak 26,36 persen dibandingkan di bulan Juni 2021 mencapai 38 kunjungan.

“Demikian pula jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2020, jumlah wisman pada bulan Juli 2021 mengalami penurunan 59,42 persen, dari 69 kunjungan pada bulan Juli 2020 menjadi 28 kunjungan,” katanya, Kamis (2/9/2021).

Dijelaskannya, gerbang masuk wisman ke Sumut di bulan Juli hanya melalui Bandara Internasional Kualanamu. Jika dibandingkan sebulan sebelumnya, mengalami penurunan sebesar 26,32 persen yang mana periode Januari-Juli 2021 jumlah wisman yang berkunjung di Sumut mencapai 233 kunjungan, turun 99,47 persen dibandingkan setahun sebelumnya.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

Penurunan jumlah wisman tersebut, ujarnya, terjadi pada semua pintu masuk. Penurunan tertinggi terjadi pada pintu masuk Pelabuhan Laut Tanjungbalai Asahan dan Bandar Udara Silangit masing-masing turun 100 persen, diikuti dengan jumlah wisman yang datang melalui pintu masuk Bandar Udara Kualanamu turun 99,46 persen.

“Dan melalui pintu masuk Laut Belawan turun 47,83 persen,” katanya.

Dari enam negara pasar utama wisman pada Juli 2021, Kirgistan mendominasi jumlah wisman yang datang di Sumut yaitu 35,71 persen, diikuti oleh Malaysia 25 persen, Belanda 10,71 persen, serta Singapura, Korea Selatan dan Amerika Serikat masing-masing 3,57 persen.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Jumlah dari enam negara tersebut adalah 82,14 dari total kedatangan wisman. Selama Juli 2021 dari enam negara utama tersebut mengalami kenaikan 9,52 persen dibanding bulan sebelumnya, meskipun wisman asal Singapura turun 66,67 persen, Malaysia turun 56,25 persen dan Amerika Serikat turun 50 persen.

“Sedangkan wisman asal Kirgistan, Belanda dan Korea Selatan sekalipun tidak dapat dibandingkan tetapi tingkat kunjungannya tinggi,” katanya.

Demikian pula apabila keadaan bulan Juli 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah wisman dari enam negara utama tersebut mengalami penurunan 51,06 persen, yaitu dari 47 kunjungan pada tahun 2020 turun menjadi 23 kunjungan pada tahun 2021. Persentase penurunan tertinggi terjadi pada wisman asal negara Malaysia sebesar 83,33 persen. [KM-05]