MEDAN, KabarMedan.com | Awal bulan April 2022, harga cabai merah sempat meroket hingga 33 persen, terutama menjelang masuknya bulan Ramadhan. Dimana harga cabai merah sampai menyentuh Rp48 ribu per kg.
Saat ini harga cabai merah di tingkat pedagang pengecer di sejumlah pasar Kota Medan menurun tajam.
Dari pantauan PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis), harga cabai merah saat ini dijual di kisaran Rp30 ribu per kg.
Pengamat Ekonomi Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin mengatakan dari pantauannya di pasar induk, harga cabai merah menyentuh angka Rp20 hingga Rp25 ribu per kg.
Penurunan harga cabai merah itu menurutnya dipicu akibat kenaikan stok dari sejumlah daerah yang ada di dalam maupun luar Sumut.
“Pantauan saya di lapangan hampir semua titik produsen cabao di Sumut dan Aceh menjual cabainya di pasar induk tuntungan,” ujarnya, Kamis (7/4/2022).
Menurutnya, turunnya harga cabai merah yang turun ini tentunya bukan sebuah kabar baik bagi petani, tetapi konsumen akan menyambut gembira penurunan cabai merah tersebut.
Di awal pekan ini, kenaikan harga cabai lebih dikarenakan petani yang fokus beribadah. “Nah, disaat semuanya sudah kembali normal, harga cabai merah pun langsung turun,” katanya.
Jika mengacu pada harga cabai merah saat ini di tingkat pedagang besar yang dijual di kisaran Rp20 hingga Rp25 ribu per kg. maka margin atau keuntungan petani cabai merah tergerus secara signifikan.
Dengan harga jual di level pedagang besar seperti saat ini, maka pada dasarnya harga di tingkat petani sudah mendekati angka keekonomiannya.
“Saya menduga kalau cabai merah paling murah dijual di harga Rp20 ribu di level tengkulak atau pedagang besar. Maka petani menjual di kisaran harga Rp15 hingga Rp18 ribu per kg nya. Jadi harga di tingkat petani itu sedikit lagi bisa membuat petani tidak mendapatkan untung atau bahkan merugi,” tuturnya.
Sementara itu, tren harga cabai merah di pasar induk yang terbentuk itu dalam tren turun.
“Yang saya amati, pada jam 12 malam harga cabai merah di tingkat pedagang besar itu sempat menyentuh Rp25 ribu per kg. namun harga terus turun dan mencapai Rp20 kg pada saat jam 3 pagi,” tambahnya.
Gunawan menerangkan, harga terus turun dikarenakan pasokan terus berdatangan. Ia mengaku khawatir kalau tren harga ini terus mengalami penurunan.
“Ini bisa menjadi sinyal bahaya khususnya bagi para petani kita. Di saat beban operasional naik, harga turun di bawah angka keekonomian. Petani cabai merubah pola tanamnya,” terangnya.
Dengan begitu, hal ini bisa berdampak pada kenaikan harga cabai merah dalam rentang waktu yang cukup lama. [KM-07]















