MEDAN, KabarMedan.com | Perempuan berinisial FAM yang nekat menabrakkan diri dengan sepeda motornya ke kantor SPKT Polres Pematang Siantar pada Senin (21/3/2022) pukul 07.30 WIB masih memberikan keterangan berubah-ubah. Polisi masih menyelidiki motif pelaku. Sebanyak 9 orang diperiksa sebagai saksi.
Kepada wartawan, Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja pada Selasa (22/3/2022) sore menjelaskan, terkait kasus keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak sangat intens.
“Kami sudah periksa 9 orang saksi, penggeledahan, kemudian anggota juga sudah memeriksa pelaku, dan beberapa orang lainnya,” katanya.
Berkaitan dengan motif pelaku, menurutnya, pemikiran FAM masih berubah-ubah sehingga belum dapat secara detail menjelaskan terkait hasil pemeriksaan oleh penyidik. “Penyidik dari Subdit atau Unit Renakta untuk mem-back up pemeriksaan,” katanya.
Ketika ditanya apakah ada keterkaitan dengan jaringan terorisne, Tatan mengatakan pihaknya belum menemukan hal yang berkaitan. Pihaknya sudah menggeledah kamar FAM dan juga namun belum menemukan apa-apa.
“Di kamar tidak ada yang ditemukan. Barang-barang tersebut diserahkan, dihibahkan kepada warga sekitar. Statusnya masih saksi. Penyidik profesional, yang pasti perbuatan itu ada, saksi ada, korban ada, dan saya yakin Kasatreskrim akan gelar perkara,” katanya.
Sementara itu, di salah satu akun Instagram, terlihat video suasana di SPKT Polres Pematang Siantar yang mengalami banyak kerusakan. Satu unit sepeda motor matic warna putih tergelekan di ruangan tersebut. Di video itu, tampak seseorang berpakaian serba hitam menutupi sekujur tubuhnya berjalan dipandu personel polisi. [KM-05]














