Orangtua Pasien Bersyukur Anaknya Dapat Operasi Bibir Sumbing

MEDAN, KabarMedan.com | Verawati (35) akhirnya dapat bernapas lega. Anaknya bernama Bima Sakti yang berusia 12 tahun akhirnya bisa menjalani operasi bibir sumbing.

Selama ini, Verawati mengaku bingung dengan anaknya. Pasalnya, ia tak ada biaya yang cukup untuk menjalani operasi untuk anaknya.

Bima Sakti merupakan satu dari 28 pasien yang terdaftar menjadi pasien operasi bibir sumbing gratis dalam rangka Dirgahayu Bhayangkara ke-73 yang digelar Polda Sumut di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

“Selama ini kami sudah hampir putus asa bagaimana dapat mengoperasi bibir anak kami ini supaya normal. Kami tidak punya uang, Untuk makan aja kami susah pak,” kata Verawati kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto di rumah sakit Bhayangkara Medan, Rabu (19/6/2019).

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Dorong Penambahan Event dan Skatepark di Sumut

Sambil menitikkan air mata, ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolda yang telah memfasilitasi pelaksanaan operasi dengan tidak membebani pihak keluarga pasien.

Hal senada dikatakan Julita (32) ibu dari pasien bernama Assyifa Azzahra Harahap (4). Ia mengaku, sebelum dioperasi anaknya kesulitan berinteraksi dengan temannya. Ia dan suaminya juga sering merasa prihatin karena setiap melihat anaknya belajar berbicara dengan kondisi bibir yang sumbing.

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto mengatakan, operasi bibir sumbing yang dilakukan dalam rangka Dirgahayu Bhayangkara ke-73.

“Ini juga merupakan perintah bapak Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang dilaksanakan di seluruh kepolisian daerah di Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 KM Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, AKBP Antonius Ginting mengatakan, hingga saat ini sudah ada 23 pasien menjalani operasi. Sementara lima pasien lainnya sedang dalam masa persiapan.

“Untuk pasien yang menjalani operasi bibir sumbing ini berasal dari warga tidak mampu. Ini sesuai dengan sasaran kita,” ujarnya.

Polda Sumut sendiri masih akan terus membantu beberapa pasien yang masih mengalami kelainan pada rongga mulut, sampai benar-benar normal.

Selain itu, Polda Sumut juga akan membantu beberapa pasien yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan. [KM-03]