Pelaku Pungli kepada Sopir Truk di Kampung Lalang Ditangkap di Sungai

MEDAN, KabarMedan.com | Aksi premanisme di Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal viral di media sosial. Dalam video yang diunggah di media sosial, terlihat seorang pria berdiri menggantung di pintu depan truk dan seorang lainnya dengan garangnya memaki sambil menunjuk ke arah sopir. Saat datang polisi hendak menangkapnya, dia pun mencoba melarikan diri dengan mencebur ke sungai.

Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi ketika dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, Personel Unit Reskrim Polsek Sunggal sudah menangkap pelaku pungutan liar (pungli) dan penganiayaan terhadap sopir truk yang melintas di Simpang Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, Medan. Lokasi ini juga dikenal dengan daerah Sei Mencirim, sebagaimana tertulis dalam keterangan video.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

Dijelaskannya, penangkapan kedua pelaku bermula dari viralnya video dugaan pemerasan terhadap sopir truk di media sosial. Sopir truk itu, dianiaya pelaku karena menolak memberikan uang kepada para pelaku. “Dua orang yang kami amankan berinisial B dan C,” katanya, Jumat (5/2/2021) siang.

Proses penangkapan kedua pelaku pun berlangsung alot. Di lokasi, ada beberapa pihak yang melakukan provokasi kepada warga. Bahkan, tersangka C juga sempat kabur ke arah sungai untuk melarikan diri, namun berhasil dibekuk karena sudah dikepung oleh petugas.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

“Iya, pada saat dilakukan penangkapan ada sedikit perlawanan dari keluarganya dan memprovokasi masyarakat sehingga menimbulkan kegaduhan dan ada tersangka 1 yang mencoba melarikan diri sehingga petugas kita terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan dan akhirnya tertangkap di sungai,” ujarnya.

Yasir mengimbau agar masyarakat yang menjadi korban premanisme ini melaporkannya ke Polsek untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku. “Dan kami imbau jangan lagi melaukan tindakan-tindakan seperti ini karena mencinderai masyarakat yang melintas di jalan tersebut,” katanya [KM-05]