Pemerintah Harusnya Kuasai Hulu Bisnis Minyak Goreng Jika ingin Satu Harga dan Stok Aman

Foto: Ist

MEDAN, KabarMedan.com | Harga minyak goreng di pasar saat ini sangat variatif. Beberapa ritel modern menjual minyak goreng kemasan dengan harga sesuai arahan Menteri Perdagangan.

Namun, di pasar tradisional harga minyak goreng masih dijual di kisaran harga Rp18.500 hingga Rp19.500 per Kg nya.

Selain masalah harga, masih banyak konsumen yang kesulitan membeli minyak goreng kemasan dikarenakan hilangnya stok di pasaran.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin mengatakan, banyak pedagang merasa takut menjual minyak goreng dengan harga lama.

“Karena harga minyak goreng terbaru bisa memicu potensi kerugian buat pedagang, terlebih jika nantinya stok minyak goreng sesuai dengan arahan Menteri Perdagangan membanjiri pasar dan pedagang punyak stok dengan harga yang lama,” jelasnya, Sabtu (19/2/2022).

Baca Juga:  Pertamina Pastikan Kesiapan Avtur untuk Dukung Penerbangan Haji 2026

Gunawan menjelaskan, pada dasarnya apabila pemerintah ingin harga minyak goreng sesuai dengan HET dari pemerintah, memang sebaiknya semua pasar digelontorkan minyak goreng goreng dengan suplai yang benar-benar mencukupi, dan harganya seragam sesuai arahan Menteri Perdagangan.

“Jangan seperti saat ini, harganya bervariasi dan selisih harganya bahkan cukup signifikan. Ini memicu terjadinya penimbunan, spekulan serta praktek-praktek curang lainnya hingga kelangkaan minyak goreng itu sendiri. Kalau pemerintah melakukan himbauan kepada pedagang pengecer untuk menjual minyak goreng sesuai HET. Namun distributornya justru menjual dengan harga di atas HET,” paparnya.

Baca Juga:  Sekda Provsu Lepas Kloter 1 Jemaah Haji Sumut

Perlu diketahui, bahwa banyak pedagang pengecer minyak goreng menjual dengan cara titipan. Artinya distributor menitipkan barang dagangannya, baru dilakukan penagihan dalam periode tertentu nantinya.

Sehingga, sama saja bila praktek di lapangan untuk meredam minyak goreng pendekatannya hanya di hilir.

“Tapi saya yakin kalau pemerintah mampu melakukan pendekatan ke hulu hingga masalah minyak goreng satu harga ini bisa tercapai,” tandasnya. [KM-07]