PLN Sei Rampah: Pemadaman Kemarin Karena Gangguan Transisi Pembangkit di Sumbagsel, Bukan Pemeliharaan Rutin

SERDANG BEDAGAI,KabarMedan.com | Pemadaman listrik yang melanda sebagian wilayah Sumatera pada Selasa (4/6) bukan disebabkan pemeliharaan jaringan di Sei Rampah, melainkan adanya gangguan pada sistem transmisi di pembangkit Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Hal ini diungkapkan oleh Manajer ULP PLN Sei Rampah Achmad Sodiqin melalui Team Leader Teknik, Muhammad Asari saat ditemui di ULP PLN Sei Rampah, Rabu (05/06/2024).

Ia menegaskan pemadaman tersebut bukan hanya terjadi di satu daerah, melainkan di seluruh pulau Sumatera turut terdampak.

“Pemadaman kemarin itu sifatnya insiden, bukan hanya terjadi di Rampah, jadi ada gangguan transisi di pembangkit Sumbagsel, sehingga satu Sumatera ini terdampak, bukan hanya Rampah saja” , ujar Asari.

Baca Juga:  Dua Pencuri Motor di Sergai Ditangkap, Polisi Buru Pelaku Ketiga

Gangguan pada sistem transmisi Sumbagsel menyebabkan aliran listrik terputus di berbagai daerah di Sumatera, termasuk di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Di Sergai, sendiri katanya, pemadaman terjadi di beberapa kecamatan, yaitu, Kecamatan Sei Rampah: Mulai dari jam 10  hingga 3 sore, Kecamatan Teluk Mengkudu dan Tanjung Beringin mulai dari jam 11 hingga 4 sore dan malam jam jam 11 malam hingga 1 pagi, total durasi pemadaman mencapai 8 jam.

Baca Juga:  Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara, Perusahaan Beri Dukungan Penuh kepada Korban

Olehkarena itu, Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh pemadaman tersebut karena bersifat insiden dan bukan pemeliharaan yang dilakukan oleh ULP Sei Rampah.

Terkait dengan pemadaman tersebut, Ia mengaku belum dapat memastikan kapan pemadaman listrik di Sumatera akan pulih sepenuhnya.

“Untuk selanjutnya, kita belum bisa pastikan karena sifatnya insiden. Tapi, kalau pemeliharaan, tiga hari sebelumnya kita sudah kasih tahu kepada masyarakat”, tutupnya.[KM-04]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.