
MEDAN, KabarMedan.com | Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait perampokan dua toko emas di Pasar Simpang Limun, Medan pada Kamis (26/8/2021) siang. Tim masih berada di lapangan mengumpulkan bukti-bukti, memeriksa sejumlah saksi.
“Sampai saat ini tim gabungan kita dari Jahtanras dan Satreskrim Polrestabes Medan masih bekerja di lapangan mengembangkan hasil penyelidikan mengumpulkan bukti-bukti lainnya yang ada di lapangan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (30/8/2021) siang.
Dijelaskannya, pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah saksi namun enggan menyebutkan berapa orang yang diperiksa. Menurutnya, jumlah saksi akan terus berkembang. Pihaknya menggali informasi dari saksi yang melihat langsung kejadian tersebut ataupun dari rekaman CCTV.
Mengenai jumlah kerugian yang dialami korban perampokan, Hadi mengaku belum mendapatkan informasi lehih lanjut. “Kalau prediksi pemilik ya mungkin seperti itu, tapi (menunggu) nanti hasil pengembangan penyelidikan. Kemudian (temuan selongsong) uji balistik, (hasilnya) belum. Hasilnya nanti dikasihkan ke penyidik dulu,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, dua toko emas di Pasar Simpang Limun, Medan pada Kamis (26/8/2021) siang disantroni oleh perampok yang membawa senjata api baik laras panjang dan laras pendek. Para pelaku mengancam sekuriti dan orang-orang yang ada di tempat kejadian perkara.
Setelah berhasil mengambil emas di dua toko itu, para pelaku langsung melarikan diri dengan terus menerus mengancam warga yang meneriaki rampok dan mencoba mengejar mereka.
Mereka juga beberapa kali meletuskan senjata apinya untuk memperingatkan. Bahkan, pelaku sempat menembak juru parkir yang melawan. Para pelaku kabur dengan dua sepeda motor. [KM-05]













