Polda Sumut Tetapkan Korban Tewas Kebakaran Kapal Tanker di Belawan Sebagai Tersangka

MEDAN, KabarMedan.com | Polisi menetapkan satu orang menjadi tersangka kasus kebakaran kapal tanker Jag Leela di galangan kapal di Belawan. Peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan 7 orang meninggal dunia, dan 20 orang mengalami luka-luka.

“Hasil penyelidikan petugas menetapkan Sandi Nova (27) warga Dusun Kraja Batu, Sronok, Banyuwangi, Jawa Timur sebagai tersangka. Sandibersangkutan meninggal dunia di TKP,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (7/7/2020).

Sandi dipersangkakan dengan Pasal 188 KUHP atau Pasal 359 KUHP. Kebakaran terjadi saat karyawan sedang bekerja di dek kapal pada 11 Mei 2020.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan Pelaku Judi KIM dalam Razia Pekat Toba 2024

Tiba-tiba terjadi kebakaran dan ledakan pada tangki slok yang mengakibat 7 pekerja meninggal dunia, 7 orang luka berat 13 orang luka ringan dan kerugian materil Rp 300 miliar.

Berdasarkan hasil cek TKP ditemukan kabel las, jepitan kabel las dan cutting las di atas tangki slop dekat tangki COT 6. Petugas lalu melakukan pemeriksaan terhadap 27 orang saksi.

Dari pemeriksaan diketahui bahwa Sandi melakukan pembersihan di atas tangki slop. Ia menggunakan alat las yang diduga menjadi penyebab ledakan dan terbakar pada bagian tangki slok dan tangki Cot 6 P.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan Pelaku Judi KIM dalam Razia Pekat Toba 2024

“Kegiatan kru kapal bernama Sandi yang melakukan pembersihan dengan menggunakan alat las yang menyambar uap bahan bakar pada tangki slop, sehingga menimbulkan api dan ledakan serta kebakaran,” jelasnya.

Tatan mengatakan, keputusan penyidikan perkara dihentikan penyidikan demi hukum karena tersangka meninggal dunia.

“Ini sesuai dengan Pasal 77 KUHP (gugur hak menuntut). Pihak pemilik kapal dan keluarga korban meninggal maupun luka-luka sudah berdamai,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.