Ribuan Jamaah Ramaikan Dzikir Akbar Bersama Ustadz Arifin Ilham

Dzikir Akbar Dalam Rangka Syukuran Atas Pencapaian Kinerja PT Bank Sumut

MEDAN, KabarMedan.com | Ribuan jamaah dari Kota Medan dan sekitarnya menghadiri kegiatan Dzikir Akbar yang digelar di pelataran parkir Kantor Pusat Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol No 18 Medan, Minggu (29/01/2017).

Kegiatan Dzikir Akbar ini digelar dalam rangka syukuran atas pencapaian kinerja PT Bank Sumut dan unit Syariah yang sudah memasuki usia 12 tahun. Bahkan tidak sedikit dari jamaah menangis, serta mengucurkan air mata dalam lantunan doa dan dzikir yang dipandu Ustadz Arifin Ilham.

Dalam kesempatan itu, PT Bank Sumut memberikan santunan kepada 100 anak yatim piatu dan 100 kaum dhuafa yang diserahkan oleh Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi.

Baca Juga:  Sungai di Liberia Diduga Tercemar Limbah Pabrik Ubi, Warga Temukan Ikan Mati

Kegiatan Dzikir Akbar tersebut, juga turut dihadiri Wakil Walikota Medan Akhyar Nasuton, Komisaris Utama PT Bank Sumut Rizal Fahlevi Hasibuan, Komisaris Independen Brata Kesuma, dan Komisaris Hendra Arbie, serta Direktur Utama Edie Rizliyanto, dan jajaran direksi lainnya.

“Kinerja bisnis Bank Sumut tahun 2016 sangat menggembirakan, dan kami meminta dukungan nasabah serta masyarakat Sumut untuk memisahkan unit Syariah PT Bank Sumut menjadi Bank Syariah tersendiri yang direncanakan terealisasi pada tahun 2018,” kata Dirut Bank Sumut, Edie Rizliyanto, disela kegiatan Dzikir Akbar.

Baca Juga:  Sungai di Liberia Diduga Tercemar Limbah Pabrik Ubi, Warga Temukan Ikan Mati

Dalam tausyiahnya, Ustadz Arifin Ilham mengingatkan bahwa setiap jiwa memiliki jadwal ajal, serta kitab kematian masing-masing.

“Inilah yang membuat hamba beriman harus berdisiplin melaksanakan ibadah,” katanya.

Ustadz Arifin llham juga mengimbau agar setiap muslim dalam posisi apa pun, dimana pun, dan kapan pun hendaknya senantiasa berzikir, mengingat Allah. Karena dzikir tidak mengingat waktu tempat dan keadaan. [KM-01]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.