Seekor Orangutan Dilepaskan di Taman Nasional Gunung Leuser

MEDAN, KabarMedan.com | Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara, Balai Besar Taman Nasional Gunung Lauser, Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Center (YOSL – OIC), dan YEL – SOCP melepas seekor Orangutan Sumatera (Pongo Abelii) ke kawasan Taman Nasional Gunung Lauser.

Orangutan bernama Kuta ini dikembalikan ke habitat alami setelah dievakuasi dari Kabupaten Langkat, pasca menjalani perawatan selama empat bulan di pusat karantina Orangutan Sumatera SOCP.

Kepala BBTNGL, Misran mengatakan, pelepasan dilakukan di kawasan TNGL karena lokasi tersebut dikenal sebagai habitat alami Orangutan. Lokasi yang dipilih pun cukup layak untuk pengembalian Orangutan. Sebelumnya, survey daya dukung pun telah dilakukan.

Baca Juga:  Sungai di Liberia Diduga Tercemar Limbah Pabrik Ubi, Warga Temukan Ikan Mati

“Lokasi pengembalian Orangutan ini berada di seksi VI Taman Nasional Gunung Leuser, yang merupakan lokasi yang cukup layak untuk pengembalian Orangutan,” ujar Misran, Sabtu (4/7/2017).

Dia mengatakan, setelah pelepasan pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap populasi Orangutan di wilayah tersebut.

“Tim Patroli kita bekerjasama dengan berbagai pihak akan terus memantau. Diharapkan kepada masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi melindungi Orangutan, dengan cara tidak memburu dan melukai Orangutan dan satwa liar lainnya,” ucapnya.

Baca Juga:  Sungai di Liberia Diduga Tercemar Limbah Pabrik Ubi, Warga Temukan Ikan Mati

Kuta dievakuasi dari Dusun Kinangkong, Langkat, pada 6 September 2016 lalu. Evakuasi tersebut berlangsung selama empat jam yang melibatkan tim gabungan dari BTNGL, BBKSDA, HOCRU-OIC dan pihak lain. Saat ditemukan Orangutan tersebut dalam keadaan dehidarasi dan mal nutrisi. Selain itu, terdapat luka di bagian anus serta ditemukan peluru di tubuhnya dan beberapa luka. [KM-01]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.