MEDAN, KabarMedan.com | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan peningkatan produksi kacang kedelai pada tahun 2022 menjadi sebanyak 4.145 ton.
“Pada 2021 target produksi kedelai di Sumut masih sebanyak 4.952 ton. Sementara 2022 naik walau sedikit menjadi 4.145 ton,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Bahruddin Siregar, dilansir dari SuaraSumut.id, Jumat (18/2/2022).
Bahruddin menjelaskan, peningkatan produksi didorong oleh adanya perluasan lahan tanaman kedelai itu.
Sedangkan produktivitas tanaman kacang kedelai diprediksi tetap hanya 1,58 ton per hektare seperti di 2021.
Tidak ada peningkatan produktivitas karena lahan di Sumut kurang cocok dengan tanaman kedelai.
Sentra produksi kedelai di Sumut antara lain, Padanglawas Utara, Langkat, Padanglawas dan Padangsidimpuan.
Bahruddin menuturkan, Pemprov Sumut berupaya terus meningkatkan produksi kacang kedelai antara lain dengan meningkatkan luas tanam.
“Karena peningkatan produksi tidak terlalu banyak di tahun ini, maka hasilnya tetap saja tidak bisa memenuhi kebutuhan yang justru terus meningkat,” katanya.
Kebutuhan kacang kedelai di Sumut setiap tahunnya semakin meningkat atau sekitar 170 ribuan ton.
Dengan produksi yang sedikit, maka Sumut masih terus mengandalkan pasokan dari impor dan Pulau Jawa. [KM-07]















