Telkom Ajak Siswa Wilayah 3T Jelajah Angkasa

JAKARTA, KabarMedan.com | Menjelang peluncuran Satelit Telkom, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, mengundang 250 siswa/i dari empat kawasan 3T (Terdepan, Terluar dan Terpencil), santri serta anak yatim piatu ke Stasiun Pengendali Utama Satelit Cibinong, Bogor, untuk mengenal lebih jauh mengenai satelit yang dibalut konsep Widya Wisata dengan tema “Jelajah Angkasa Anak Bangsa”.

“Kami memberikan edukasi yang dibalut konsep fun melalui Widya Wisata, sehingga para siswa yang kami ajak dapat mengenal lebih dalam mengenai persatelitan Indonesia. edukasi ini kami berikan khususnya kepada para pelajar yang kebetulan daerahnya memiliki Stasiun Bumi Kecil (SBK) seperti di Sabang, Merauke, Nunukan dan Flores agar memahami betul dampak Satelit terhadap aktivitas komunikasi masyarakat setempat,” kata Direktur Network and IT Solution, Abdus Somad Arief, Selasa (31/1/2017).

Baca Juga:  Sungai di Liberia Diduga Tercemar Limbah Pabrik Ubi, Warga Temukan Ikan Mati

Adapun peserta kegiatan Widya Wisata SPU Cibinong terdiri dari 32 perwakilan dari empat kawasan 3T, yakni SMAN I Sabang, SMP Keterampilan Negeri 9 Merauke, SMA 2 Nunukan, SMA 1 Soe Flores, serta 218 santri dan anak yatim piatu.

Selain meninjau pusat pengendali yang terdapat di Stasiun Pengendali Utama Satelit Cibinong, mereka juga disuguhkan pengalaman menjelajahi angkasa melalui virtual reality video 360o perjalanan dari bumi menuju angkasa serta Dome Planetarium yang terdapat di lokasi Widya Wisata.

Baca Juga:  Sungai di Liberia Diduga Tercemar Limbah Pabrik Ubi, Warga Temukan Ikan Mati

Telkom diadwalkan akan meluncurkan Satelit Telkom 3S pada 15 Februari 2017 pukul 04.39 WIB di Guiana Space Center, Kourou, Guyana Perancis. Peluncuran Satelit Telkom 3S menandai kiprah 40 tahun Telkom Indonesia dalam mengelola satelit.

“Hingga saat ini semua persiapan on-schedule, kami juga memohon doa restu dari seluruh rakyat Indonesia agar kami dapat memberikan karya terbaik sehingga dapat memberikan manfaat bagi seluruh rakyat dan bangsa Indonesia,” pungkas Abdus Somad Arief. [KM-01]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.