Tiga Personel Polda Sumut yang Tewas Dalam Pemilu 2019 Diberi Penghargaan

MEDAN, KabarMedan.com | Polda Sumatera Utara memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa, kepada tiga personel Polda Sumut yang gugur dalam tugas pengamanan (Pam) TPS Pileg dan Pilpres 2019.

Ketiga personel tersebut adalah Iptu Partahian personel Polres Padangsidimpuan, Aiptu Jonter Siringo-ringo personel Polres Dairi dan Aiptu Tunggul Simbolon personel Polres Simalungun.

Iptu Partahian meninggal dunia saat sedang melaksanakan tugas pengamanan di PPK Hutaimbaru pada 25 April 2019. Ia kelelahan dan meninggal dunia saat perjalanan menuju RSU Padangsidimpuan.

“Yang bersangkutan kita berikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi AKP Anumerta dan piagam penghargaan,” kata Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (27/5/2019).

Baca Juga:  Toba Caldera Culture Festival 2026 Hadirkan Kompetisi Paduan Suara Internasional

Aptu Jonter Siringo-Ringo meninggal karena kelelahan saat melaksanakan pengamanan TPS di Desa Tiga Baru Kecamatan Sidikalang. Ia sempat dirawat di RSU Sidikalang pada tanggal 18 April 2019.

“Kita berikan kenaikan pangkat dari Aiptu menjadi Ipda Anumerta dan juga piagam penghargaan,” ujarnya.

Aiptu Tunggul Simbolon meninggal karena mengalami kecelakaan lalulintas usai mengantarkan logistik di KPU Simalungun, saat hendak kembali ke Mapolsek Bosar Maligas pada 28 April 2019.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Minta Realisasi Program Prioritas Daerah Dipercepat

“Yang bersangkutan diberikan kenaikan pangkat dari Aiptu menjadi Ipda Anumerta serta piagam penghargaan,” jelasnya.

Kenaikan pangkat anumerta ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi kerja yang tinggi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada anggota Polri yang gugur saat bertugas pengamanan Pemilu 2019.

“Keluarga korban juga akan mendapatkan santunan melalui PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PT ASABRI),” pungkasnya. [KM-03]