Tolak Kerusuhan, Masyarakat Sumut Bubuhkan Tanda Tangan 

MEDAN, KabarMedan.com | Masyarakat Sumatera Utara memberikan tanda tangan menolak tolak kerusuhan, dan mendukung terciptanya keamanan pasca Pemilu 2019.

Tanda tangan diberikan masyarakat saat mengikuti olah raga bersama TNI, Polri, Pemda dan masyarakat dalam menyambut Dirgahayu Bhayangkara ke-73, di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (21/6/2019).

Salah seorang masyarakat Syarifuddin mengatakan, tanda tangan yang diberikannya sebagai bentuk menolak terjadinya kerusuhan di Sumatera Utara.

“Kita tidak tidak ingin adanya kerusuhan di Sumut. Karena jika terjadi akan merugikan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Minta Realisasi Program Prioritas Daerah Dipercepat

Ia berharap, masyarakat untuk tidak melakukan provokasi atau hasutan yang dapat memecah persatuan dan kesatuan.

Hal senada dikatakan Saman yang merupakan pedagang keliling. Ia mendukung langkah Polda Sumut dan Polrestabes Medan, untuk menindak tegas oknum-oknum yang mencoba mengganggu kamtibmas.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, menyambut baik sikap baik masyarakat yang menolak kerusuhan.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Dorong Penambahan Event dan Skatepark di Sumut

Ia juga mengimbau, masyarakat untuk tenang, dan menunggu hasil keputusan MK dalam sidang sengketa Pilpres 2019.

“Serahkan kepada instrumen yang ada. Apapun keputusan MK nantinya, tentunya masyarakat harus menerimanya,” jelasnya.

Agus juga mengimbau, masyarakat untuk bersama-sama menjaga Sumatera Utara.

“Sumatera Utara tempat tinggal kita. Ayo mari kita jaga bersama dan tolak kerusuhan,” pungkasnya. [KM-03]