Istri Aniaya Suami yang Stroke Sempat Berniat Bunuh Diri

MEDAN, KabarMedan.com | Yetti Rosidah (50) mengaku sudah tidak tahan dengan perlakuan suaminya, Iskandar Parinduri (55) yang selalu kasar kepadanya.

Padahal, Yetti telah merawat suaminya yang stroke selama 2,5 tahun. Tak hanya itu, ia juga sempat berniat bunuh diri dengan membakar diri.

Kepada wartawan di Polsek Deli Tua Senin siang (24/2), Yetti mengaku, suaminya sejak 2,5 tahun yang lalu mengalami stroke.

Dengan keadaan suaminya seperti itu, ia membuka usaha kedai yang menjual berbagai macam barang kebutuhan sehari-hari di rumahnya. Ia juga harus menafkahi dua anak laki-lakinya yang masih lajang, dan masih kerja tidak tetap serta masih kuliah.

“Habis mau bagaimana lagi, sudah terlanjur. Rasanya sudah malas, bosan dengan hidup ini. Tidak ada lagi ceria dan gembira hidup ini,” katanya.

Ia mengaku sudah setahun ini tidak keluar rumah karena merasa stress dan kalut. Selain itu, tiga hari sebelum kejadian ia juga tidak membuka kedainya untuk berjualan.

Baca Juga:  Emosi Keluarga Meledak Saat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Nenek di Sergai

“Suntuk rasanya memikirkan hidup ini. Ekonomi semakin susah, kemudian si sakit ini kejam sama kita, mengusir, memukuli melempar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perlakuan kasar suaminya itu mulai dari menjambak, memaki, mengusir dan melemparkan apa yang ada kepadanya.

“Saya sudah mau bunuh diri rasanya karena tak sanggup menjalani hidup ini. Sudah sakit, cari makan susah, kasar pula sama kita, diusir, dikasari, dilempar. Saya bilang kalau nggak aku aja yang bunuh,” cetusnya.

Panit Reksrim Polsel Deli Tua, IPDA Bambang Wahid mengatakan, peristiwa KDRT itu terjadi pada Minggu (23/2) di rumahnya di Jalan Sejarah, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Deli Serdang.

Saat itu, korban memaki Yetti dengan kata-kata kasar, namun dibalas dengan diam. Tak lama korban pun tidur di kamar.

Baca Juga:  Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akan Dimakamkan Secara Militer di TMP Lubuk Pakam

Yetti lalu pergi ke belakang rumah dan mengambil kayu broti. Selanjutnya, ia mendatangi dan memukul korban sebanyak 2 kali. Korban sempat melawan dengan merebut broti itu dari istrinya dan membalasnya.

Tak sampai disitu, Yetti kembali ke belakang dan mengambil tembilang dan memukulkannya ke kepala korban. Lagi-lagi korban berhasil merebut dari istrinya.

Tidak puas dengan itu, Yetti mengambil kayu gagang sapu dan memukulkannya ke kaki korban berkali-kali. Korban sempat meminta minum kepada istrinya, dan Yetti tetap mengambilkannya. Setelah itu Yettimenyerahkan diri ke Polsek Deli Tua.

“Yetti sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Korban saat ini masih di Rumah Sakit Sembiring, masih sadar, masih dirawat,” pungkasnya. [KM-03]