AMCI Dorong Polri dan TNI AL Tangkap Pelaku Perompak Kru Salam TV

MEDAN, Kabarmedan.com |  Aliansi Media Cyber Indonesia (AMCI) mendorong pihak kepolisian untuk segera menangkap sekaligus mengungkap pelaku perompakan yang menyebabkan tewasnya kameramen Salam TV, Zulfan Syaiful (39), di perairan Belawan pada (27/4/2016).

“Polisi harus segera menangkap pelaku. Jangan sampai kasus ini mencederai kebebasan pers,” jelas Ketua AMCI Devi Marlin melalui Humas Suhardiman Chaniago, Kamis (28/4/2016), menyikapi insiden kriminalitas yang dialami pekerja Pers.

AMCI juga mendorong Lantamal I untuk dapat membantu pihak kepolisian menangkap pelaku yang menewaskan rekan kameramen Salam TV. Selain itu, AMCI juga mengucapkan turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa perompakan yang dialami almarhum Zulfan. Apalagi, Zulfan meregang nyawa bertugas dalam peliputan.

Baca Juga:  39 Tahun Tak Dibayar Ganti Rugi, Warga Desa Poncowarno Langkat Gelar Aksi Unjuk Rasa

“Kita menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Dan kami mendorong kepolisian dan aparat hukum terkait untuk segera menangkap pelakunya. Harapan ini juga pastinya juga diinginkan pihak keluarga almarhum,” ungkapnya.

AMCI mengimbau, agar para jurnalis lebih waspada ketika menjalani tugas jurnalistiknya, karena profesi pencari informasi untuk publik ini sangat berbahaya. “Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi insan pers untuk tetap mawasdiri ketika melakukan peliputan,” tegasnya.

Suhardiman mengungkapkan, AMCI merupakan wadah atau perkumpulan media-media online yang terpusatkan dan berdiri secara legal di Provinsi Sumut. AMCI telah terdaftar di Kemenkumham, baru-baru ini.

Seperti diberitakan, rombongan kru Salam TV menjadi korban perompakan di perairan Belawan, (27/4/2016). Saat itu, mereka baru saja pulang dari pengambilan gambar program reguler di Pantai Anjing atau Pantai Ujung Baru.

Baca Juga:  39 Tahun Tak Dibayar Ganti Rugi, Warga Desa Poncowarno Langkat Gelar Aksi Unjuk Rasa

Zulfan sempat bergumul dengan pelaku dan tercebur dan tenggelam di laut. Kameraman ini meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Selain Zulfan, pelaku juga melukai 2 orang lainnya, yaitu kru Salam TV, Fadlan, dan tekong boat yang mereka tumpangi, Andi. Dalam perompakan ini, para pelaku bersenjata golok dan rantai juga membawa kabur tas berisi 2 unit kamera DSLR Canon 5D Mark III dan aksesorinya senilai Rp 270 juta. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.